MILAN – Perburuan gelar Scudetto musim 2025/2026 kembali memanas. Di bawah lampu stadion Giuseppe Meazza yang ikonik pada Sabtu (14/3/2026) malam WIB, pemimpin klasemen Inter Milan dipaksa berbagi angka 1-1 oleh tamunya yang gigih, Atalanta. Hasil ini bukan sekadar statistik imbang; ini adalah alarm bagi skuat asuhan Cristian Chivu bahwa jalan menuju bintang kedua di atas logo mereka masih penuh kerikil tajam.
Bagi Inter, satu poin ini terasa seperti kehilangan dua poin berharga. Sebaliknya, bagi Atalanta, hasil ini membuktikan mengapa mereka tetap menjadi "Hantu" bagi tim-tim papan atas Serie A.
Babak Pertama: Dominasi dan Kontroversi Pio Esposito
Pertandingan dimulai dengan tekanan hebat dari tim tamu. Baru 12 menit berjalan, kiper veteran Yann Sommer dipaksa melakukan penyelamatan ganda yang heroik untuk mementahkan sepakan jarak dekat Gianluca Scamacca. 15 menit pertama sepenuhnya milik La Dea.
Namun, sepak bola seringkali tidak adil. Di tengah tekanan, Inter justru mencuri gol pada menit ke-26. Pio Esposito, talenta muda yang kian bersinar, menerima umpan pendek cerdik dari Nicolo Barella di dalam kotak penalti. Dengan satu sentuhan klinis, Esposito menaklukkan Marco Carnesecchi.
Kebuntuan Serangan dan Kesempatan yang Terbuang
Masuk ke babak kedua, Inter menaikkan intensitas serangan demi mengamankan tiga poin. Denzel Dumfries memiliki peluang emas di menit ke-48 lewat sundulan terarah yang sayangnya masih melenceng tipis dari tiang gawang. Peluang paling bersih lahir di menit ke-61 saat Marcus Thuram lolos dari jebakan offside setelah menerima bola daerah dari Henrikh Mkhitaryan. Namun, penyelesaian akhir Thuram tepat mengenai badan Carnesecchi yang tampil gemilang.
Meskipun Inter menguasai aliran bola lebih dominan, skuat Nerazzurri tampak kehilangan sentuhan kreativitas di zona krusial. Masuknya pemain muda potensial Ange Yoan-Bonny pada pertengahan babak kedua pun tidak banyak mengubah kebuntuan serangan tuan rumah.
Petaka Menit ke-81: Drama Dumfries dan Krstovic
Sepuluh menit terakhir pertandingan menjadi puncak dari segala drama di Meazza. Berawal dari transisi cepat Atalanta, Dumfries terjatuh saat mencoba mengawal pergerakan Kamaldeen Sulemana. Bola liar kemudian jatuh ke kaki pemain Atalanta dan berakhir di kaki Nikola Krstovic.
Yann Sommer sempat menunjukkan kelasnya dengan menepis tembakan pertama, namun bola rebound dengan cepat disambar Krstovic menjadi gol penyeimbang. Skor berubah menjadi 1-1 dan tribun Utara langsung bergemuruh memprotes kejadian sebelum gol.
Susunan Pemain Resmi
Inter Milan (3-5-2):
Sommer; Bisseck, Akanji, Carlos Augusto; Dumfries, Barella, Zielinski, Susic, Dimarco; Thuram, Pio Esposito.
Atalanta (3-4-2-1):
Carnesecchi; Scalvini, Djimsiti, Kolasinac; Zappacosta, De Roon, Pasalic, Bernasconi; Samardzic, Zalewski; Scamacca.
Klasemen Sementara Liga Italia 2025/2026
| Pos | Klub | Main | Poin |
|---|---|---|---|
| 1 | Inter Milan | 29 | 68 |
| 2 | AC Milan | 28 | 60 |
| 3 | Juventus | 28 | 58 |
| 4 | Napoli | 29 | 51 |
| 7 | Atalanta | 29 | 47 |
*AC Milan dan Juventus masih memiliki satu tabungan pertandingan.
0 Komentar